| PELAKU WISATA AKAN SEMINARKAN NAMA BIL |
|
|
|
| Selasa, 09 Pebruari 2010 01:02 |
|
Hingga saat ini, nama Bandara Internasional Lombok ( BIL ) belu juga ditentukan oleh Pemerintah Daerah ( Pemda ) Lombok Tengah maupun Pemda Provinsi NTB, apa nama yang pantas untuk diberikan menjelang akan beroperasi dalam tahun ini. Tentu dengan belum diberikan nama tersebut, beberapa pihak merencanakan untuk menggelar Seminar dalam rangka pemberian nama tersebut. Salah satunya dari Associaton Of Indonesian Tours and Traver Agencies ( ASITA ) Provinsi NTB. Menurut sekretaris ASITA Provinsi NTB, Agus Mulyadi, SE, dengan akan dioperasikannya BIL namun hingga saat ini belum ada namanya, maka dari pelaku wisata, akan mencoba menseminarkan apa nama yang pantas untuk nama BIL. Dari hasil seminar itu nantinya ,lanjutnya, kemudin akan menjadi bahan para pelaku wisata untuk memberikan masukan kepada Pemda apa nama yang pas bagi BIL menjelang akan beroperasi “ Kami akan memberikan masukan ke Pemda dari hasil seminar tersebut” ujarnya. Diakuinya, banyak nama-nama tokoh kharismatik yang ada di provinsi NTB pada umumnya, dan di Pulau Lombok pada khususnya. Hal itu tidak jauh berbeda dengan nama-nama Bandara yang berdasarkan Tokoh Kharismatik yang ada didaerah lain. Seperti, BAndara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Djuanda, Bandara Internasional Hasanudin dan lain sebagainya. Menurut Agus, karena Pulau Lombok dikenal dengan Pulau Seribu MAsjid, termasuk calon investor yang lebih banyak datang nantinya akan berinvestasi lebih banyak dari Negara Timur Tengah, maka pihaknya menyarankan nama BIL itu ada kaitannya dengan nama-nama tokoh masyarakat yan memajukan pendidikan dibidang agama,dan itu sangat banyak sekali. “ Kami berharap, nama BIL ini bisa diambilkan dari nama-nama tokoh kharismatik yang memang memiliki peran besar dalam bidang pendidikan khususnya dibidang agama,”harapnya. NAmaun semua itu menurutnya, akan dibahas dalam seminar yang akan direncanakan oleh para pelaku wisata didaerah ini. Dan apapun hasilnya nanti, kemudian akan diajukan ke Pemda sebagai bahan masukan dalam rangka pemberian nama BIL itu. “ Yang jelas, apapun hasil seminar yang akan kami rencanakan itu,maka akan kami ajukan ke Pemda untuk menjadi salah satu alternative dalam rangka pemberian nama BIL,”kata Agus. |






















